Tips Mengemudi Saat Banjir

mengemudi saat banjir

mengemudi saat banjir

Sangat tidak menyenangkan ketika anda mengemudi dan terjebak banjir sehingga menyebabkan mobil anda mogok secara tiba-tiba.

Maka dari itu, ada baiknya pada saat anda melintasi genangan air yang cukup tinggi, anda perlu tetap waspada serta tetap mengemudi dengan lebih hati-hati lagi.

Ada beberapa tips yang bisa anda lakukan ketika anda sedang mengemudi mobil di saat banjir, agar anda tidak mengalami kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan dalam perjalanan anda.

  • Mematikan AC mobil

Ketika mobil anda melintasi jalanan yang banjir, sebaiknya matikan AC mobil anda. Hal ini bertujuan agar beban kinerja mesin mobil anda menjadi sedikit berkurang serta dapat mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting pada sistem kelistrikan dalam mobil anda.

Setelah anda melewati genangan air yang tinggi, anda bisa menyalakan AC anda kembali. Jika anda mendengar bunyi berdecit dari V-belt anda yang terkena cipratan air, saat anda menyalakan AC, anda tidak perlu khawatir. Tunggu saja untuk beberapa saat karena suara berdecit tersebut akan hilang dengan sendirinya.

  • Hanya gunakan setengah kopling serta gigi yang paling rendah

Untuk mencegah agar mesin mobil anda tidak mati secara mendadak pada mobil bertransmisi manual, sebaiknya tahan setengah kopling serta besarkan gas mobil anda mencapai 2.500 rpm.

Cara seperti ini dapat mengurangi air yang masuk ke dalam mesin mobil anda melalui knalpot maupun melalui lubang filter udara.

Sedangkan bagi anda yang mengendarai mobil bertransmisi otomatis atau mobil matic, kemudikan mobil anda pada gigi paling rendah, yaitu pada angka “1” atau pada huruf  “L” agar putaran mesin mobil anda tetap stabil.

  • Hindari genangan air yang terlalu tinggi

Sebaiknya, ketika anda meliwati jalanan yang banjir, posisikan mobil anda sedikit ketengah. Sebab genangan air yang ada dibagian tengah jalan merupakan genangan air yang paling rendah.

Umumnya, pada bagian kiri maupun kanan jalan merupakan tempat dimana terdapat saluran air yang genangannya cukup tinggi. Jika di bagian tengah jalan keadaan air yang tergenang sudah hampir setengah dari tinggi mobil anda, sebaiknya hindari jalan tersebut agar mobil anda terhindar dari mogok maupun berbagai kerusakan yang fatal pada mobil anda.

  • Lakukan pengereman lebih banyak secara halus

Bila mobil anda sudah melintasi jalanan yang tergenang air, maka permukaan piringan serta kanvas rem pada mobil anda akan menjadi basah yang nantinya dapat mengurangi jarak pengereman pada mobil anda.

Untuk mengeringkan permukaan di sekitar rem serta untuk mengembalikan kinerja rem pada mobil anda, lakukanlah pengereman sebanyak dua sampai tiga kali secara halus dan perlahan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa rem mobil anda masih dapat berfungsi dengan baik, demi keamanan anda sendiri.

  • Hilangkan bau apek

Air yang masuk ke dalam mobil saat anda melewati jalanan yang banjir, harus dikeringkan sesegera mungkin agar tidak menimbulkan bau apek. Selain untuk mencegah bau apek dalam mobil anda, juga dapat mencegah adanya kerusakan pada beberapa bagian di dalam mobil anda.

Bila anda tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pembersihan sendiri, sebaiknya bawalah mobil anda ke salon mobil yang sudah biasa menangani mobil anda.

  • Cuci kolong mobil

Setelah melewati genangan air, sebaiknya semprot mobil anda sampai kebagian bawah mobil anda dengan air bersih sesegera mungkin. Cara seperti ini bertujuan untuk mencegah terjadinya karat pada bagian bodi serta bagian kolong mobil.

Air hujan cenderung memiliki tingkat oksidasi yang sangat tinggi serta dapat menimbulkan karat sehingga membuat mobil anda menjadi rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-spam: complete the taskWordPress CAPTCHA