Tag Archives: merawat mobil yang salah

Merawat Mobil Yang Salah

Pemilik mobil tentunya tidak akan ingin mobil kesayangannya menjadi cepat rusak karena biaya perbaikan mobil tidaklah murah dan sedikit.

Kebanyakan dari pemilik mobil tersebut ingin merawat sendiri mobilnya seringkali dengan cara yang salah sehingga bukannya penampilan mobil yang menjadi lebih baik namun malah menjadi rusak.

Tidak jarang sebuah mobil sering bolak-balik keluar masuk bengkel dikarenakan mendapatkan perawatan yang salah. Kalau sudah begitu pada akhirnya anda malah keluar uang lebih banyak lagi …

Untuk menghindari kejadian di atas anda bisa melakukan perawatan mobil yang bisa anda lakukan sendiri di rumah dan tentunya anda harus menghindari langkah-langkah perawatan seperti di bawah ini:

 

  • Membersihkan kulit jok mobil

Pemilik mobil pasti menginginkan kulit jok mobilnya terlihat mengkilap sehingga terkadang mendapatkan perawatan khusus dengan cara disemprot dengan menggunakan cairan khusus.

Namun di balik itu sebenarnya bahan yang terkandung dalam cairan pembersih tersebut bisa mengakibatkan jok kulit menjadi licin dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Bila jok anda menjadi licin tentunya akan mengganggu keselamatan anda karena disaat anda mengerem mobil dengan mendadak posisi tubuh anda akan tergelincir ke depan.

 

  • Membersihkan embun kaca dengan menggunakan lap atau tangan

Embun kaca merupakan hal yang sepele bagi pemilik mobil. Namun di balik itu biasanya pengendara akan sedikit terganggu bila membersihkan kaca mobil dengan lap atau tangan ketika sedang berkendara.

Embun biasanya muncul pada kaca di pagi hari atau sesaat setelah turun hujan. Anda bisa menghidupkan AC untuk menghilangkan embun pada kaca mobil.

 

  • Pada RPM yang tinggi menghidupkan AC

Hindari untuk menyalakan AC mobil ketika mobil sedang melaju dan berada dalam RPM (Rotation Per Minute) yang tinggi. Sebaiknya hidupkan AC mobil ketika RPM sedang rendah atau ketika mesin idle saat pedal gas tidak diinjak.

Menyalakan AC dalam RPM yang tinggi bisa mengakibatkan gesekan yang terlalu keras antara pulley dengan pressure plate pada kompresor AC, dan mesin akan bekerja dengan lebih berat.

 

  • Menggunakan pembersih kaca di kaca belakang

Menggunakan pembersih kaca pada kaca belakang bisa merusak kabel pemanas defogger kaca belakang atau antena. Gunakan kain basah yang dibasuh dengan air hangat untuk membersihkan dengan cara mengusap kaca belakang dengan arah paralel.

 

  • Mencuci lantai kabin dengan air

Yang paling rentan untuk mengalami kerusakan dari cara yang salah ini adalah sistem audio mobil. Sistem audio bisa mengalami kerusakan  apabila komponen kelistrikan terkena air.

Kemungkingan yang paling berbahaya adalah akan muncul karat pada bodi bagian bawah mobil. Untuk membersihkan lantai kendaraan anda bisa menggunakan lap yang lembab.

 

  • Memakai deterjen untuk mencuci mobil

Mencuci mobil dengan menggunakan deterjen sangat tidak dianjurkan. Mungkin anda berpikiran bahwa sabun deterjen bisa membersihkan mobil dari kotoran.

Padahal di sisi lain deterjen mengandung bahan yang dalam jangka panjang bisa merusak cat mobil. Gunakan shampoo khusus untuk bodi mobil bila anda ingin membersihkan mobil anda.

 

  • Mobil berkompresi tinggi menggunakan BBM Oktan 88

Bila mesin menghasilan kompresi yang lebih tinggi misalnya rasio kompresi 11:1  keatas maka sebaiknya anda  menggunakan BBM yang memiliki oktan minimal 90.

Kadar oktan yang tidak tepat pada BBM bisa menyebabkan keausan pada kepala katup dan dudukan, serta banyak kerak karbon pada dudukan dan kepala katup. Mesin mobil bisa mengalami kerusakan dalam jangka waktu yang pendek.

 

  • Tidak pernah servis rutin dan hanya ganti oli

Pada umumnya ketika seorang pemilik mobil menuju ke bengkel tidak memeriksakan mobilnya dengan alasan ingin melakukan penghematan, namun hanya melakukan pergantian perseneling, oli mobil, dan gardan.

Padahal cara yang tepat adalah dengan memeriksakan kondisi mobil ke bengkel untuk mengetahui adanya kemungkinan perubahan kondisi mesin mobil.

 

  • Balancing dan spooring hanya seperlunya

Seorang pemilik mobil sepertinya jarang melakukan balancing dan spooring. Hampir semua pemilik mobil hanya melakukan balancing dan spooring ketika mobil sedang bermasalah.

Sebaiknya lakukan balancing dan spooring pada mobil setiap 5.000 km. Balancing dan spooring juga bisa menjaga kondisi ban dan menekan konsumsi BBM.

 

  • Menghidupkan mesin di pagi hari sambil menginjak gas

Jangan dibiasakan untuk menghidupkan mesin sambil menginjak pedal gas di pagi hari. Menghidupkan mesin sambil menginjak pedal gas bisa menimbulkan dampak yang kurang baik bagi mobil.

Ketika mesin baru dihidupkan oli belum melumuri mesin dengan sepenuhnya. Gesekan yang terjadi tiba-tiba bisa membuat mesin menjadi cepat rusak.