Memilih Pelumas Yang Baik Untuk Mobil

lubrication1Pelumas atau oli, merupakan bahan yang penting sekali untuk kendaraan bermotor. Memilih serta menggunakan pelumas yang baik dan benar merupakan suatu langkah yang tepat untuk merawat mesin mobil agar tidak cepat rusak serta mencegah adanya pemborosan.

Masyarakat sering menganggap bahwa fungsi dari pelumas hanyalah untuk melumasi mesin. Padahal, pelumas masih memiliki banyak fungsi yang lain yang sangat penting, yaitu sebagai pendingin, perlindungan terhadap karat, pembersih komponen mesin serta menutup celah-celah pada dinding mesin.

Sebagai pelumas, oli akan membuat gesekan antara komponen dalam mesin mobil menjadi lebih halus, sehingga dapat memudahkan mesin untuk mendapatkan suhu kerja yang tepat.

Selain itu, oli juga akan bertindak sebagai fluida atau cairan yang memindahkan panas dalam ruang bakar yang mencapai 1000 sampai 1600ยบ Celcius ke bagian lain mesin yang suhunya lebih dingin.

Dengan tingkat kekentalan pelumas yang sesuai dengan kapasitas volume serta kebutuhan mesin. Jadi, semakin kental oli atau pelumas yang kita pakai, maka tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun hal seperti ini akan mengakibatkan betambahnya beban kerja pompa oli.

Maka dari itu, untuk mesin kendaraan keluaran baru direkomendasikan untuk menggunakan pelumas dengan tingkat kekentalan sekurang-kurangnya SAE10W. Sebab, seluruh komponen pada mesin yang baru dan menggunakan teknologi terakhir umumnya memiliki lubang atau celah dinding yang sangat kecil, sehingga sulit sekali dimasuki oleh pelumas yang tingkat kekentalannya terlalu tinggi.

mesin mobil

mesin mobil

Selain itu, kandungan aditif pada pelumas, akan membuat lapisan film pada dinding silinder yang berfungsi untuk melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah munculnya karat, meskipun kerndaraan tidak digunakan dalam waktu yang relatif lama. Selain itu, kandungan aditif seperti detergen dalam pelumas memiliki peranan dalam melarutkan kotoran hasil sisa pembakaran agar dapat terbuang saat pergantian oli.

Dengan semakin banyaknya oli yang ada dipasaran, tentunya membuat anda menjadi kebingungan dalam hal memilih pelumas yang tepat. Ada beberapa hal yang bisa anda jadikan patokan, yaitu mengenali karakter kendaraan anda, spesifikasi mesin serta keadaan lingkungan saat anda berkendara meliputi suhu, debu, kelembaban udara dan lain sebagainya

Viskosity-Grade atau kekentalan pelumas merupakan ukuran kekentalan serta kemampuan pelumas untuk mengalir dalam suhu tertentu yang menjadi prioritas dalam hal memilih pelumas untuk mobil anda.

Kode pengenal pelumas berufa huruf SAE atau singkatan dari Society of Automotive Engineers. Angka yang mengikuti dibelakangnya menunjukkan tingkat kekentalan dari pelumas tersebut.

SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang ada dibelakang kode oli menandakan semakin kentalnya pelumas tersebut.

engine-oilSedangkan huruf W yang terdapat diangka awal, merupakan singkatan dari “Winter”. SAE 15W-50 bila diartikan, pelumas tersebut memiliki angka kekentalan seperti SAE 10 untuk kondisi suhu yang dingin, serta SAE 50 untuk kondisi suhu yang panas. Dengan kondisi seperti ini, pelumas akan memberikan perlindungan yang maksimal pada mesin mobil meskipun dalam kondisi suhu yang ekstrim.

Bila anda menggunakan mobil dalam kondisi panas yang normal, sebaiknya anda menggunakan pelumas SAE 40 atau SAE 50 yang dapat bekerja dengan baik pada suhu panas dan normal.

Semua pelumas baik mineral maupun sintetis sama-sama memiliki API. Oli mineral umumnya terbuat dari hasil penyulingan, sedangkan oli sintetis dari campuran bahan kimia. Pelumas sintetis biasanya dari bahan PAO atau PolyAlphaOlefin.

Oli atau pelumas Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan pelumas Sintetis API SL. untuk mobil keluaran terbaru yang memiliki teknologi turbo, supercharger maupun dohc. Begitu juga dengan mobil tipe racing yang memiliki celah komponen dalam mesin lebih sempit sehingga hanya pelumas sintetis yang dapat melapisi serta mengalir dengan sempurna.

Pelumas sintetis tidak dianjurkan untuk mesin mobil teknologi lama yang komponen mesinnya lebih renggang, sehingga bila menggunakan pelumas sintetis akan menjadi lebih boros karena pelumas ikut masuk ke dalam ruang pembakaran yang nantinya oli menjadi cepat habis serta kenalpot mengeluarkan asap yang lebih banyak.

lifetime-engine-oil-1

Beberapa keunggulan pelumas sintetis, meliputi:

  • Lebih stabil dalam suhu tinggi
  • Mencegah munculnya endapan karbon pada mesin mobil
  • Sirkulasi menjadi lebih lancar saat menyalakan mesin mobil pada pagi hari atau pada cuaca dingin
  • Dapat melapisi komponen dalam mesin mobil dengan lebih baik serta mencegah adanya gesekan antar logam yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin mobil
  • Lebih tahan terhadap perubahan sehingga lebih awet, lebih ekonomis serta lebih efisien
  • Mengurangi gesekan, meningkatkan tenaga mesin mobil serta mesin mobil menjadi lebih dingin
  • Mengandung detergen yang dapat membersihkan kerak pada mesin mobil

Jadi untuk mesin mobil diproduksi diatas tahun 2001 lebih disarankan untuk menggunakan pelumas sintetis, baik jenis fully synthetic maupun semi synthetic atau campuran pelumas sintetis dengan pelumas mineral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-spam: complete the taskWordPress CAPTCHA