Cara Untuk Mencegah Timing Belt Putus

32PBila anda mengalami mogok secara tiba-tiba ketika melakukan perjalanan, sepertinya tidak ada salahnya untuk memeriksa timing belt dalam mesin mobil anda. Bisa jadi penyebab mogoknya mobil anda dikarenakan oleh putusnya timing belt.

Hal seperti ini memang sangat menyebalkan. Namun, untuk mengatasi agar kejadian seperti timing belt putus tidak akan terulang lagi, maka sebaiknya anda selalu memeriksa timing belt secara berkala. Kerusakan berupa putusnya timing belt dapat merembet serta menyebabkan kerusakan pada komponen yang lainnya di dalam mobil terutama bagian mesin.

Putusnya timing belt dapat menyebabkan kerusakan pada katup atau klep yaitu berupa bengkok atau patah, sebagai akibat dari tumbukan piston dalam mesin mobil. Cara memperbaikinya adalah harus dengan cara overhaul.

Sebagian besar kerusakan yang terjadi pada timing belt umumnya dipengaruhi oleh faktor umur maupun bisa jadi karena adanya kesalahan pada saat pemasangan timing belt. Timing belt yang dipasang terlalu kendor maupun terlalu keras, nantinya akan mempengaruhi daya tahan timing belt itu sendiri ketika menjalankan tugasnya untuk menggerakkan mesin mobil.

Meskipun timing belt memiliki bentuk yang relatif sederhana, namun sebenarnya timing belt memiliki fungsi yang sangat penting sekali untuk mesin mobil kita. Timing belt berfungsi untuk menghubungkan as kruk dengan noken as.

As kruk merupakan dudukan stang seher mesin. Bila alat tersebut mengalami masalah karena putusnya timing belt, maka proses pembakaran pada ruang bakar mesin tidak akan terjadi. Sebab asupan bahan bakar serta udara yang nantinya didorong oleh piston juga ikut berhenti karena stang seher tidak dapat berfungsi secara optimal.

timing belt

timing belt

Noken as atau biasa disebut chamshaft merupakan alat yang berfungsi untuk mengatur buka tutup katup mesin. Maka dari itu, bila timing belt sampai putus atau bermasalah, maka proses buka tutup klep tersebut akan mengalami gangguan.

Jangankan sampai putus, bila timing belt dipasang secara asal-asalan atau tidak benar maka akan dapat menimbulkan masalah yang sangat serius pada mesin mobil anda.

Beberapa masalah yang umumnya disebabkan oleh adanya kerusakan atau putusnya timing belt , meliputi tenaga serta tarikan mobil menjadi tidak optimal, mobil tersendat-sendat ketika melaju dalam kecepatan rendah sekalipun, dalam kondisi yang paling ekstrem klep akan patah serta piston akan pecah.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari masalah pada timing belt, meliputi:

  • Pemeriksaan secara rutin

Biasanya, timing belt akan aus seiring dengan lamanya usia pemakaian mobil itu sendiri. Namun, beberapa masalah bisa saja terjadi seperti kerusakan maupun putusnya timing belt sebagai akibat dari perlakuan yang salah. Maka dari itu, sangat disarankan untuk selalu memeriksa timing belt secara berkala setiap enam bulan sekali.

timing_belt_tensionersHal-hal yang perlu diperhatikan ketika memeriksa timing belt, adalah memastikan ketegangan timing belt tetap benar, yaitu tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu kendur. Bila timing belt terlalu tegang maka akan membuat timing belt putus secara tiba-tiba. Jika timing belt tidak putus, maka mesin akan mengeluarkan suara seperti mendengung. Sebaliknya, bila timing belt terlalu kendur maka akan sangat berpotensi untuk selip. Bila timing belt sampai selip, maka mobil akan mati secara tiba-tiba, sebab klep bahan bakar berhenti bekerja secara mendadak karena noken as tidak bekerja dengan baik.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah kondisi dari permukaan timing belt agar jangan sampai terjadi keretakan. Bila anda menemukan keretakan pada permukaan timing belt, maka segera ganti timing belt yang lama dengan yang baru.

Selain itu, perhatikan kondisi timing belt agar tetap bersih serta terhindar dari cipratan atau tetesan oli, bensin, solar maupun zat-zat kimia lainnya. Sebab. oli, solar, bensin serta berbagai zat kimia tertentu sangat berpotensi menjadikan karet timing belt cepat aus.

  • Pasanglah timing belt dengan benar

Memasang timing belt memerlukan ketrampilan yang khusus serta kecermatan ingkat tinggi. Maka dari itu, sangat disarankan untuk menyerahkan pekerjaan seperti memasang timing belt pada ahlinya.

Walau demikian, anda tetap harus memperhatikan proses pengerjaan pemasangan timing belt apakah sudah benar atau tidak. Caranya yaitu dengan memperhatikan secara seksama selama proses pemasangan serta melakukan pengecekan setelah proses pemasangan timing belt selesai.

Berbagai hal yang perlu anda periksa setelah proses pemasangan timing belt selesai, meliputi:

  • Memastikan puncak putaran mesin pada silinder nomor satu
  • Pastikan laher pada tensioner masih dalam kondisi yang bagus
  • Periksa seal pada as kruk serta noken as apakah kondisinya masih bagus
  • Memastikan tingkat ketegangan timing belt sudah tepat yaitu tidak terlalu tegang serta tidak terlalu kendur
  • Memastikan bahwa timing belt yang baru merupakan barang asli dari pabrikan dan orisinil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-spam: complete the taskWordPress CAPTCHA