Cara Menyetir Mobil Matic Untuk Pemula

belajar mobil matic

Seperti yang kita ketahui bersama, mobil terbagi menjadi dua jenis, yaitu mobil bertransmisi manual dan mobil bertransmisi matic. Kedua jenis mobil tersebut sama-sama memiliki kemudi serta pedal. Perbedaannya adalah, mobil manual memiliki 3 pedal yaitu, gas, kopling serta rem. Sedangkan mobil matic hanya memiliki 2 buah pedal, yaitu gas dam rem saja.

Sebenarnya, cara mengemudi mobil matic tidaklah berbeda dengan cara mengendarai mobil manual. Letak perbedaan yang sangat mendasar hanyalah pada bagian kopling serta pengemudi tidak diharuskan untuk melakukan perpindahan gigi karena gigi akan berpindah secara otomatis.

Pada mobil matic, fungsi kecepatan putaran gigi akan disesuaikan dengan otomatis, karena adanya gaya dorong dari berat kendaraan sehingga nantinya akan terjadi percepatan dengan otomatis.

Dibawah ini adalah cara mengemudi mobil matic untuk pemula

  • mampang-prapatan-20120315-00909Ketika anda memulai perjalanan dengan mobil matic, pertama-tama injaklah pedal rem lalu geser tuas trasnmisi ke posisi D untuk bergerak maju, maupun ke posisi R untuk bergerak mundur. Sesuai dengan kebutuhan anda.
  • Setelah anda menggeser tuas, lepas pedal rem yang anda injak tadi dibarengi dengan menonaktifkan handrem atau rem tangan.
  • Setelah anda melepas rem dan rem tangan dalam posisi off, injaklah pedal gas secara perlahan saja. Jangan injak pedal gas secara mendadak atau terlalu dalam karena sangat berpengaruh pada pemakaian bahan bakar mobil anda sehingga menjadi lebih boros.
  • JIka anda melewati jalan yang menanjak, segera geser tuas ke posisi L/1. Posisi ini adalah posisi gigi yang paling ringan sehingga mobil dapat melewati tanjakan dengan mudah.
  • Bila anda ingin memarkir mobil, geser tuas dari posisi D ke posisi P. Bila anda tidak menggeser tuas ke posisi P, maka anda tidak dapat melepas kunci mobil anda.
  • Untuk pemula atau orang yang belum pernah mengendarai mobil, belajar mengendarai mobil dengan menggunakan mobil matik justru lebih mudah. Karena kaki kiri tidak banyak bergerak dan hanya menggunakan kaki kanan saja untuk menginjak pedal gas maupun untuk menginjak pedal rem.
  • Pada mobil matik, dalam posisi peda gas tidak diinjak atau keadaan idle, biasanya gas sudah relatif besar. Bila tuas perseneling diletakkan ke posisi D, maka mobil sudah dapat bergerak secara perlahan dengan sendirinya. Sebagai pengaman, mesin tidak bisa dihidupkan, bila pedal rem tidak diinjak. Pedal rem juga tetap harus diijak setelah mesin mobil hidup. Sebab, tuas perseneling tidak akan dapat dipindahkan dari posisi P ke posisi D.
  • Setelah mobil mulai bergerak, konsentrasi anda hanya pada kemudi, rem dan gas saja. Pengemudi tidak perlu menginjak kopling maupun melepaskan injakan ketika menaikan serta menurunkan gigi perseneling seperti orang yang mengendarai mobil manual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-spam: complete the taskWordPress CAPTCHA