Cara Mengisi Ulang Aki Mobil

article-new-ehow-images-a07-09-sn-charge-car-battery-jumper-cables-800x800Mengisi ulang aki mobil atau yang biasa disebut cas aki, merupakan upaya untuk membalik reaksi kimia pada aki mobil.

Ketika mengeluarkan daya listrik, cairan asam yang ada di dalam aki mobil akan bereaksi dengan sel-sel pada aki.

Produk yang dihasilkan dari rekasi ini adalah arus listrik. Sedangkan produk sampingannya adalah adanya endapan pada sel-sel aki.

Lama kelamaan endapan ini akan semakin menumpuk, air aki menjadi berkurang kadar keasamannya atau berubah menjadi tawar,sehingga sel-sel dalam aki tidak bersentuhan dengan air aki. Maka tegangan serta arus listrik aki menjadi menurun.

Mengisi ulang aki adalah cara untuk melepaskan endapan pada sel-sel aki sehingga endapan tersebut dapat larut kembali dalam air aki serta dapat meningkatkan kadar keasaman air aki.

Bila endapan pada sel-sel aki sudah menumpuk terlalu banyak dalam waktu yang lama, maka aki tidak dapat diisi ulang kembali sehingga harus diganti dengan aki yang baru.

Ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa sel-sel aki dapat dibersihkan endapannya dengan cara mengisi aki dengan air panas dengan tujuan untuk mencuci serta menguras sel-sel aki. Namun, cara seperti ini justru dapat merusak sel-sel aki.

aki-mobil-toyota-yaris1Ada cara lain yaitu dengan cara kimia yang bertujuan untuk mengurangi endapan dalam sel-sel aki, yaitu dengan menambahkan zat kimia tertentu setiap bulan sekali. Namun, sebenarnya aki tidak dibuat untuk diperbaharui lagi dengan cara kimia seperti ini.

Untuk mengisi ulang aki yang anda butuhkan adalah battery charger dengan tegangan yang sedikit lebih tinggi dari tegangan aki. Untuk aki yang bertegangan  12 volt, maka tegangan pengisian adalah 14 volt. menurut spesifikasi, aki 12 volt akan terisi dengan penuh jika tegangannya mencapai 14, 4 volt.

Beberapa aki dapat diisi ulang sampai 15 volt tanpa merusak aki itu sendiri. Maka, sebagai patokan umum, 14 volt adalah tegangan pengisian aki dan jika aki sudah penuh maka tegangannya akan sama dengan tegangan pengisin yaitu 14 volt.

Ketika diisi ulang, aki akan mengeluarkan gas serta uap air. Jadi, sebelum diisi ulang, sebaiknya bersihkan dulu bagian atas aki dengan menggunakan lap basah agar kotoran tidak masuk ke cairan aki, kemudian kendurkan tutup-tutup sel aki. hal ini bertujuan agar gas menjadi semakin mudah untuk keluar serta mencegah ledakan pada aki.

Sebenarnya tutup sel aki memiliki ventilasi, namun ada kemungkinan ventilasi ini tersumbat atau tidak mampu mengeluarkan gas yang muncul. Tambahkan air murni atau air detilasi jika air aki kurang dari level maksimal.

Battery charger dapat berupa adaptor yang merubah arus listrik bolak balik atau AC dari jaringan rumah menjadi arus searah atau DC. Adaptor jenis ini banyak tersedia di pasaran. Pilihlah yang memiliki tegangan 13,8 volt, yang biasanya digunakan oleh radio amatiran dan umumnya disebut sebagai power supply untuk radio komunikasi.

Menurut istilah sehari-hari, adaptor adalah suatu alay untuk merubah arus bolak-balik jaringan listrik menjadi arus searah. Sedangkan power supply adalah suatu adaptor yang memiliki stabilisator tegangan. Dari sisi harga, adaptor lebih murah jika dibandingkan dengan power suplly. Sedangkan battery charger yang memiliki kapasitas arus yang besar diatas 40 ampere, yang dapat digunakan untuk jumpstrat umumnya harganya relatif mahal.

Jika tegangan aki sudah kurang dari 12 volt, maka akan membutuhkan waktu pengisian sekitar 8 hingga 10 jam agar tegangannya menjadi 14 volt.

jetta-jameson-charging-a-car-battery-1Aki sebaiknya diisi ulang dengan tegangan 12 volt dulu, kemudian baru bisa diisi ulang kembali dengan tegangan 14 volt. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya banyak gas saat pengisian aki yang kondisinya sudah sangat rendah tegangannya.

Saat mengisi ulang aki, aki tidak perlu dilepas dai dudukannya pada mobil anda, sehingga dapat dilakukan di garasi rumah kita sendiri.

Penyambungan kabel charger adalah positid charger ke katup positif aki dan negatif charger ke katup negatif aki. Sambung kabel positif terlebih dahulu. Sedangkan kabel negatif dapat disambungkan ke bodi mobil dan tidak perlu disambungkan ke terminal negatif aki.

Karena adanya keterbatasan pada sistem alternator kendaraan, maka sebaiknya isi ulang dilakukan secara rutin setiap 1 sampai 2 bulan sekali atau ketika tegangan aki mulai turun dibawah 12,6 volt. Hal seperti ini akan memperpanjang umur aki mencapai 5 tahun.

Hal yang perlu anda perhatikan saat anda mengisi ulang aki, adalah:

  • Jangan merokok pada saat melakukan isi ulang aki. Sebab, gas dalam aki mudah sekali untuk terbakar dan mudah meledak. Air dari dalam aki memiliki sifat asam serta sangan korosif sehingga dapat merusak pakaian serta cat. Segera siram dengan air tawar pada bagian yang terkena air asam.
  • Jangan menstrater mobil ketika sedang dalam pengisian ulang aki dengan menggunakan adaptor maupun power supply. Karena adaptor maupun power supply tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan arus listrik untuk memutar dinamo starter. Adaptor maupun power supply akan terbakar jika anda menstarter mobil saat melakukan pengisian ulang aki. Lepaskan salah satu kabel dari adaptor sebelum menstarter mobil.
  • Kesalahan saat menyambung kabel dapat menyebabkan hubungan pendek arus listrik atau korsleting yang dapat mengakibatkan adaptor menjadi terbakar sedangkan aki akan meledak.
  • Penggunakan sekring dengan ukuran ampere yang benar akan dapat mengurangi resiko terbakarnya adaptor. Ukuran sekring adalah sekitar 10% dari kapasitas aki. Contoh: untuk aki 40 AH anda bisa menggunakan sekring 5 ampere.
  • Untuk melindungi adaptor serta aki, sekring sebaiknya dipasang pada output adaptor, bukan pada input, atau di antara aki dan adaptor. Sekring yang dipasang pada bagian input adaptor akan memproteksi jaringan listrik jika adaptor korslet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-spam: complete the taskWordPress CAPTCHA